OpeRasi AritMatika dan LogiKa Pada AlgoRitma
Menggunakan
Operator Aritmatika pada Pemrograman PHP
Operator
1.
Operator Aritmatika
Adalah.operator yang digunakan untuk melakukan
operasi penjumlahan, pengurangan, pembagian, dan perkalian atau operator yg
digunakan untuk melakukan perhitungan pada bilangan. Berikut ini merupakan
tabel yang berisi macam-macam operator aritmatika yang dapat digunakan pada
PHP.
Operasi
|
Operator
|
Penambahan
|
+
|
Pengurangan
|
-
|
Perkalian
|
*
|
Pembagian
|
/
|
Sisa
pembagian
|
%
|
Increment
|
++
|
Decrement
|
–
|
Operasi
|
Operator
|
Contoh
Sintaks
|
Hasil
|
Penambahan
|
+
|
$x + $y
|
110
|
Pengurangan
|
-
|
$x – $y
|
90
|
Perkalian
|
*
|
$x * $y
|
1000
|
Pembagian
|
/
|
$x / $y
|
10
|
Sisa
Pembagian
|
%
|
$x % $y
|
0
|
Increment
|
++
|
$x++
|
101
|
Decrement
|
–
|
$x–
|
Catatan :
Untuk
nilai pecahan selalu diambil nilai bulatnya saja. misalkan nilai yang didapat
13,85 maka apabila diambil nilai bulatnya maka akan menjadi 13.
2. Operator Relasi
Adalah operator penghubung yang berupa benar atau
salah, sesuai dengan teorinya bahwa operator relasi mengeluarkan tipe data
Boolean sehingga contoh program di atas mengeluarkan output true atau false.
3. Operator Logika
Adalah Operator yang digunakan untuk menggabungkan dua kalimat sehingga
terbentuk kalimat gabungan. Nilai kebenaran kalimat gabungan ini ditentukan
oleh nilai kebenaran dari kalimat-kalimat pembentuknya. Operator logika di sini
bertindak sebagai fungsi.Tipe data
Tipe data dapat diartikan sebagai variabel yang digunakan untuk penyimpanan data dan bisa bersifat strraugt typed. Kita diharuskan mendeklerasikan tipe data dari semua variabel dan apabila lupa atau salah mengikuti aturan pengdeklarasian variabel maka akan mendapatkan error.
1. Character
Adalah tipe data berisi karakter tunggal yang didefinisikan dengan diawali dan diakhiri tanda petik (’).
Char berbeda dengan String, karena String bukan merupakan tipe data primitif, tetapi sudah merupakan sebuah objek. Tipe char mengikuti aturan unicode, sehingga dapat menggunakan kode \u kemudian diikuti bilangan dari 0 sampai 65535, tetapi yang biasa digunakan adalah bilangan heksadesimal dari 0000 sampai FFFF.
2.Numerik
Adalah
adalah tipe data integer yang digunakan apabila tidak berurusan dengan pecahan
atau bilangan decimal. Yang termasuk dalam numerik diantaranya :
- Byte, yang memiliki nilai integer -128 sampai +127 dan menempati 1 byte (8 bits) di memori.
- Short, yang memiliki nilai integer dari -32768 sampai 32767 dan menempati 2 bytes (16 bits) di memori
- Int, yang memiliki nilai integer dari -2147483648 sampai 2157483647 dan menempati 4 bytes (32 bits) di memori.
- Long, yang memiliki nilai dari -9223372036854775808 sampai 9223372036854775807 dan menempati 8 bytes (64 bits) di memori
3. Boolean
Adalah tipe data yang terdiri dari dua nilai yaitu True dan False. Boolean sangat penting dalam mengevaluasi suatu kondisi, dan sering digunakan untuk menentukan alur program.
Algoritma notasi pseu docode
Notasi pseudocode bisa ( semu atau tidak sebenarnya ) artinya notasi yang menyerupai notasi bahasa pemrograman tingkat tinggi yang biasa digunakan seperti bahasa C .Dengan pengertian diatas maka dapat didefinisikan bahwa bahasa notasi algorima yang dapat menjelaskan perintahnya dengan bahasa yang jelas tanpa membingungkan pembaca atau pengguna bisa disebut dengan notasi algoritma pseudocode. Tidak seperti bahasa program yang direpotkan dengan tanda titik koma dan sebagainya, kata-kata khusus,indeks,format, dan lainnya, maka dengan pseudo-code ini akan lebih memudahkan dan menguntungkan. Keuntungan penggunaan notasi pseudo-code ini adalah kemudahan mengkonversinya kebahasa pemrograman, karena terdapat korespondensi antara setiap pseudo-code dengan notasi bahasa program.Korespondensi ini dapat diwujudkan dengan tabel translasi dari notasi algoritma ke notasi bahasa program